Suatu saat di Kuta Bali.

5 Feb

            Hari ini jadwalnya bebas, gak terikat dengan jam sewa mobil. Soalnya aku ngerencanain mau naik taxi aja. Di Bali jauh dekat selalu bisa dijangkau dengan taxi. Mau deh driver taxinya nganterin walau jaraknya dekat alias total ongkosnya cuma 5000 rupiah.            

Ayo donk, berdua aja ke pantai Kuta. Eh, enggak dunk, Rani ikut aja… Kita bertiga jalan jam 6 pagi naik taxi. Aku pakai kaos ketat plus celana pendek kuning Reebok (yang aku beli selagi diskon di Cibubur Junction) plus kain bali dililit di pinggang (yang aku beli di GWK-Uluwatu cuma 25ribu rupiah). Wuih serasa deh. Ternyata udah ada aja bule yang nongkrong disini. Aku dan Rani main ombak. Main OmbakAyo…Loncat…! (sewaktu ombaknya nyamperin kita). Iya deh, aku ama Rani dulu, kamu kalau mau nyoba surfing silahkan aja. Zai nyewa papan surfing+personal trainer selama 2 jam Cuma 100ribu rupiah. Aku perhatiin, dia latihan dulu aneka gayanya di pasir pantai baru setelah itu terjun ke laut. Surfing“Ir pasti juga bisa, soalnya menurut aku gaya surfing mirip kalau Ir lagi Yoga.” Diiiih, aku gak berani, takut tenggelam di laut. Ha ha ha, Rani juga nyobain seluncur tapi pakai papan surfing yang kecil, sewanya Cuma 20ribu per 2 jam. Lucu juga ngeliat dia seperti naik perahu kecil.              

Kalau masih pagi dipantai ini bisa kumpulin kerang dan batu karang kecil. Tapi kalo udah siang sekitar jam 11 siang, kerang dan batu karangnya ketutupan air laut. Jadinya air laut disini tambah siang tambah naik batas airnya. Dan ombaknya pun tambah tinggi dan kencang.             

Aku lihat ada pasangan bule baru nyobain surfing juga. Si cewek bule berhasil duluan sedangkan si cowok bule kecebur melulu. He he he. Tapi… Kayaknya aku bisa nih surfing, cewek bule itu aja cepet banget, langsung bisa. Tapi he he he, udah pada ngajakin balik ke hotel. Belum makan siang. Disini juga ada Warung masakan padang lho. Lumayan, nasi+dada ayam+sayur Cuma 8000 rupiah. Es the manis 1000 rupiah. Irit kan… kemarin 2 hari boros bolak-balik makan di mc D.              

Setelah istirahat tidur siang (karena kecapean-harusnya enggak ada acara tidur siang kalau lagi liburan di Bali, sayang waktunya!), sorenya balik lagi ke pantai Kuta mau lihat Sunset. Baru juga turun dari taxi, hujan turun dan tambah lama makin deras. Aku nyebrang ke Hardrock, berteduh disana. Lumayan liat-liat suasana jalan di pantai kuta. Ada Bus warna-warni yang kacanya bolong semua dan gak ada pintunya. Kelihatan juga mataharinya gak bulat, Cuma sinar samar-samar karena ketutupan awan. Lama-lama warna sinarnya merah lembayung karena mataharinya mau terbenam. Akhirnya aku memutuskan kembali ke hotel. Phew…

irnita in BALI, 29 Januari 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Sweetheart Ransa Shop

Fashion for your sweetheart kids

The TraveLearn

- learning by traveling -

SEMANGAT YANG MENYEGARKAN

seperti aroma teh yang membantu hadirkan inspirasi

Warung Gado-gado Ilmu

Jelajahi dunia ilmu tiada jemu n_n

Cita Lentera

...Berbenah dan Bersemangat...

From Heart to Heart

... mencintaimu, dengan caraku sendiri

Serba Serbi Keluarga Dharmawan

Keseharian Keluarga Dharmawan

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: