Hari kedua di Bali.

4 Feb

Irnita di pantai BenoaRute pertama yang direncanakan adalah menjelajahi Bali dibagian Selatan. Tempat yang aku kunjungi adalah pantai Benoa. Pantainya bagus, bersih, disini banyak perahu, jet ski, banana boat, dan bisa parasailling. Ada paketnya tuh untuk masing-masing water sport yang ada. Harganya, lumayan mahal… Bisa ke pulau penyu dari sini.

Pantai DreamLandMenurut berita yang aku dengar, pantai dreamland itu yang terindah di antara pantai yang lain. Setelah dibuktikan, ternyata benar juga. Air lautnya hijau, indah. Sampe rumput laut pun kelihatan dari pinggir pantai. Tapi untuk duduk di kursi pinggir pantai yang bisa tiduran itu, harus sewa kursi 50 ribu rupiah. walah… Tapi Dreamland ini masih dalam tahap konstruksi. Rencananya pantai Dreamland ini khusus untuk kalangan kompleks perumahan Dreamland. Kalau sudah jadi bahkan akan menjadi kota mandiri. Wuih, Kota Wisata kalah jauh donk. Tapi pembangunan itu sudah 5 tahunan gak selesai-selesai. Kalau aku ngerencanain mo balik lagi ke Bali kalau Dreamland ini udah jadi kelamaan donk. Jangan-jangan 10 tahun lagi juga belum selesai. Garuda Wisnu KencanaSetelah itu aku ke GWK. Apa ya? Garuda Wisnu Kencana. Tempat ini juga masih dalam tahap pembangunan. Rencananya akan ada patung raksasa terbesar didunia berwujud Dewa Wisnu mengendarai Burung Garuda dengan hiasan kencana di tubuhnya (semacam ukiran-ukiran dari emas). Lucunya, beberapa potongan patung itu sudah jadi, tetapi belum disusun menjadi satu. Yang aku lihat pertama kali kedua tangan sang dewa wisnu sudah ada, lalu kepala Dewa Wisnu dan kepala Garuda. Sisanya sedang tahap pembuatan di Bandung. Lho kok? soale di bali gak ada tembaga, yang merupakan bahan baku patung ini. Ooo, jadi patung ini berupa lempengan… Aku kira seperti candi, terbuat dari batu yang disusun-susun, ternyata enggak. Diatas sana juga ada sumber air yang kalo diminum langsung, rasanya manis. Air ini juga dianggap air suci soalnya air ini keluar ditengah-tengah batu kapur. Kita bisa berdoa menurut agama masing-masing dengan sebelumnya meminumnya dan sebagian dipakai untuk cucimuka diulangi tiga kali. Ada pendeta yang memandu. Saat turun dari puncak aku lihat dinding-dinding Batu kapur besar dan tinggi yang rencananya akan dipahat menjadi ukiran cerita dewa Wisnu. Wuiihhh… Iseng-iseng beli gorengan di GWK, harganya brur, 2000 rupiah satu biji.Halo… Monyet-monyet di Pura Uluwatu. Ya ampun tu monyet kok larinya kayak guk-guk ya. Untuk masuk ke pura harus memakai ikat pinggang dari kain warna oranye. Ikat pinggang ini sewa, 3000 rupiah perorang. Karena bersama anak-anak supaya aman aku sewa pemandu juga yang bayarannya 20ribu rupiah. Supaya lebih aman lagi aku beli makanan monyet yaitu pepaya dan kacang. Ternyata doyannya pepaya doank. Monyetnya komplit dari yang ukurannya kecil (masih digendong sama emaknya sambil lari-lari) sampai yang besar kira-kira tingginya 30cm. Disini ikat rambut, kacamata, gelang, hp dan kamera harus disimpan di tas soalnya monyetnya disini ganas terhadap benda2 tersebut. Didalam ada jalan yang bentuknya tangga yang lumayan jauhnya tapi diujungnya kita bisa lihat pantai yang bertebing. Pantai UluwatuDi sebelahnya terlihat juga Pura Uluwatu kokoh berdiri diatas tebing yang tidak boleh dikunjungi karena hanya untuk tempat sembahyang.

Gak terasa sudah 8 jam jalan-jalan di Bali. Perjalanannya nyaman karena kami menyewa mobil APV yang AC nya didepan ada, di belakang juga ada (Double Blower).

Masih sore nih sampei hotel, masih jam 5. Menurut info ke pantai kuta dekat dari hotel jadi bisa jalan kaki aja. Ternyata… Lumayan capek. Xi Xi Xi. 15 menit jalan kaki. Rutenya? Keluar Hotel belok kanan trus menyusuri jalan legian sampai di Jl. Poppies belok kanan trus menyusuri jalan Poppies itu dan Ta ra raaaa. Sampai deh di pantai Kuta. Pantainya Bagus banget. Bersih, pasir putihnya rapi. Ombaknya indah. Gak ada perahu, gak ada Jet Ski, cuma ada tourist-tourist yang duduk-duduk. Cuma aku mau nonton Sunset udah lewat, udah kemaleman, kelamaan dandannya. Udah capek foto-foto dan cuci mata liat bule-bule aku balik ke hotel pake taxi. Naik Taxi Blue Bird cuma 15ribu rupiah.

irnita in BALI, 28 Januari 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Sweetheart Ransa Shop

Fashion for your sweetheart kids

The TraveLearn

- learning by traveling -

SEMANGAT YANG MENYEGARKAN

seperti aroma teh yang membantu hadirkan inspirasi

Warung Gado-gado Ilmu

Jelajahi dunia ilmu tiada jemu n_n

Cita Lentera

...Berbenah dan Bersemangat...

From Heart to Heart

... mencintaimu, dengan caraku sendiri

Serba Serbi Keluarga Dharmawan

Keseharian Keluarga Dharmawan

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: